Senin, 17 Maret 2014

puisi

Puisi Merindu – oleh Ika Fradika Sari

hari demi hari kita lalui bersama suka duka kita hadapi bersama canda tawa kita raih bersama kini kita harus berpisah dan akan kembali merindu pada kalian yang aku rasakan merindu hari hari yang kita lalui merindu suka duka yang kita hadapi merindu canda tawa yang kita raih Merindu – oleh Ika Fradika Sari

kita bersama

kita bersama


Pada suatu sekolah terdapat enam orang sahabat yang selalu bersama.Mereka telah dikenal oleh banyak orang yang terdapat pada sekolah mereka tersebut.namun dengan ketenaran mereka dimata semua orang menjadikan diri mereka menjadai angkuh,dengan kesombonganya oarang-orang yang berada disekitarnya tidak menyukainya.
 pada suatu hari keenam sahabat tersebut itu berejalan menuju depan halaman sekolah, tiba-tiba ada seorang anak yang memberanikan diri menegur kesombonagannya itu .
fhika : "hey kalian ! emang ini sekolah punya kalian ? seenaknya berkuasa dan berbuat semena-mena kepada kami semu ."
Selly : "eh elo , enggak punya etika banget sih jadi anak , elo berani banget yah sama kita .
Fhika : "kan kalian memang salah jadi saya berhak dong menegur kalian ."
Endah : "udah yuk guys kita pergi enggak penting banget berdabat sama dia ."
Nia dan Dania : "iyuh Tengil."
Selvi dan Selly :b "yuk yuk "
 Merekapun pergi meninggalkan fika , dan tanpa mereka sadari wali kelas mereka mendengarkan pembicaran mereka.
 Ibu ginapun menghampiri Fikha yang sedang duduk manis .
Ibu Gina : "Fikha kenpa kamu sendiri sajah ? tidak main sama mereka ?"
Fikha : "ehh Ibu , tidak bu .Fikakan tidak sederajat dengan mereka apalagi dengan Selly , Selvi , Dania , Nia, Endah , dan Tasya .
Ibu Gina : "Fikha tidak boleh berbicara seperti itu , semua manusia itu tidak ada yang sempurna .Ibu yakin mereka akan mau berteman dengan mu karana kamu adalah orang yang baik .
 Ibu Gina dan Fika pun ternyata tidak tahu bahwa keenam sahabat itu mendengarkan pembicaraannya.dan pada akhirnya merekapun sadar bahwa mereka tidak boleh merasa hebat dengan kemampuan yang mereka punya sekarang.Dan akhirnya mereka berenampun meminta maaf kepada Fikha dan akhirnya terbentuklah BHOURES COMUNTY yang beranggotakan Selly Yusnia , Selvi Nurjati , Endah Wahyuni , Dania Yisria Maulida , Nia Safitri , Tasya Khairunnisa , Rafikha Aulia Dewi

kisah remaja manis

 penuh warna dan berkesan. Begitu mungkin yang hendak diangkat sang penulis saat menggodok novel berjudul unik ini, Dealova. Genre remaja yang dipilhnya membuat novel ini memang segmented. Meski demikian, jangan remehkan sebab angka penjualannya cukup baik bahkan pernah dituangkan dalam sinema. Novel Dealova ini mungkin tidak legit tapi manis. Dunia remaja dengan segala kisah, baik itu cinta, cita dan persahabatan dikemas dengan baik sehingga pembaca seolah ikut lebur ke dalam ceritanya. Bagaimana garis besar cerita Dealova ini?

Tokoh sentralnya bernama Karra, seorang remaja yang digambarkan tomboy. Ia penyuka basket dan pandai bermain basket. Wajahnya cantik, ia berambut hitam panjang. Hal yang terbilang aneh, sebab rambut panjang biasanya identik dengan perempuan yang anggun. Karra sosok yang easy going, santai, namun saat emosinya mengubun, ia bisa berubah 180 derajat! Karra, oleh penulisnya, mewakili karakter remaja Indonesia secara umum. Karra sosok yang pintar tapi nakal. Ramah tapi cuek. Manja tapi sedikit angkuh. Pertentangan kecil khas anak muda yang memang masih dalam fase labil.



Kehidupan Karra cukup sempurna, dan bahkan mungkin menjadi idaman hampir semua remaja di dunia ini. Ia mempunyai seorang kakak, tampan, rupawan, sopan, baik hati, penyayang, pintar dan sederet karakter “maha” lainnya. Kakak Karra ini bernama Iraz. Ia cukup dekat dengan Karra. Kehidupan keluarga yang manis. Iraz, si kakak memiliki seorang sahabat yang juga sama rupawannya bernama Ibel. Ia menaruh hati pada Karra dengan menunjukkan perhatian dan menyenangkan hatinya. Ibel ini tipikal remaja yang senang bermain music. Ia jago bermain gitar dan suka warna biru. Saat sang kakak berangkat kuliah ke luar negeri, Karra “dititipkan” pada Ibel. Mulailah dinamika cinta yang dimulai dari benci dimainkan oleh penulis.

Sementara itu, tokoh lain bernama Dira hadir di hidup Karra. Sosoknya dibuat ketus, cuek dan terkesan kejam buat Karra.  Meski Karra kurang menyukainya, namun pada akhirnya ia memilih Dira ketimbang Ibel dan menjadi sepasang kekasih. Menarik? Tentu iya bagi remaja. Namun kisah cinta itu kemudian menjadi sesaat sebab ternyata Dira mengidap penyakit mematikan. Klise? Lumayan. Lantas bagaimana kelanjutan kisah cinta-benci-persahabatan ini? Mungkin ada baiknya jika Anda membacanya langsung. Meski ceritanya sangat sederhana, namun buku ini telah menorehkan prestasi yang seignifikan bahkan pernah dibuat film-nya. Jadi, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk remaja manis bernama Karra ini, bukan?

Dari segi bahasa, penulis nyaman menggunakan kata-kata dan rangkaian kalimat yang mudah dimengerti. Khas anak remaja perkotaan. Hal ini menjadi poin yang bagus jika Anda mencari novel untuk hiburan. Dealova ini secara umum berkisah menganai betapa tipisnya batas antara benci dan cinta. Dan Sinopsis Novel Dealova ini hanya mengupas sebagian kisah di dalamnya. Untuk jatuh cinta, mungkin Anda harus membacanya secara penuh! Selamat berburu Dealova.

cerita kerudung merah

Cerita ini berkisah tentang seorang gadis bernama Kerudung Merah, yang mengenakan kerudung/jubah merah (di dongeng Perrault) atau topi sederhana (dalam versiGrimms' disebut topi merah kecil). Gadis itu berjalan melalui hutan untuk memberikan makanan kepada neneknya yang sedang sakit itu (jus anggur dan roti pisang).
Seekor serigala ingin memakan gadis itu, dan roti pisang dalam keranjang, tapi takut anjing kecil yang dibawanya. Dia mendekati si Kerudung Merah dan mengatakan kepadanya mau pergi kemana. Dia menyarankan gadis itu untuk memilih beberapa bunga. Sementara itu, serigala pergi ke rumah nenek dan berhasil masuk dengan berpura-pura menjadi gadis itu. Dia menelan seluruh tubuh nenek, (Dalam beberapa cerita, dia mengunci nenek di dalam lemari), dan menunggu gadis itu dengan menyamar sebagai nenek.
Ketika gadis itu tiba, ia melihat bahwa neneknya terlihat sangat aneh. Si Kerudung Merah kemudian berkata, "Telinga Nenek besar sekali!," ("Supaya aku bisa mendengar suaramu lebih jelas, cucuku"), "Tapi, Nek, mata Nenek besar sekali!," ("Supaya aku bisa melihatmu lebih jelas, sayangku"), "Tapi Nek tangan Nenek besar sekali!," ("Supaya aku bisa memelukmu dengan erat, sayangku") dan terakhir "Tapi Nek mulutmu besar sekali!" ("Supaya aku dengan gampang menangkapmu!"). Serigala langsung melompat tempat tidurnya dan menelan si Kerudung Merah, kemudian tertidur lelap.
Seorang penebang pohon (dalam Grimm Brothers, dan selalu dalam tradisi Jerman adalah seorang pemburu), entah bagaimana, datang untuk menyelamatkan dan membuka perut serigala yang masih tertidur dengan kapaknya. Si Kerudung Merah dan neneknya muncul tanpa terluka. Mereka mengisi tubuh serigala dengan batu-batu berat. Serigala terbangun dan mencoba melarikan diri, tetapi batu-batu itu menyebabkan dia ambruk dan mati.[3]

cerita beauty

Di prolog film, seorang peri menyamar menjadi seorang wanita tua yang ingin menginap semalam di istana seorang pangeran dengan bayaran setangkai mawar. Ketika sang pangeran mengusirnya, peri itu marah dan mengutuknya menjadi binatang atau biasa di sebut Beast mengerikan serta para pelayan juga dikutuk menjadi perabotan rumah tangga. Sang peri memberi Beast sebuah cermin ajaib di mana Beast dapat melihat tempat-tempat yang jauh. Sang peri juga memberi Beast mawar. Pada ulangtahun ke-21 Beast, kelopak mawar terakhir akan jatuh. Apabila sebelum kelopak mawar terakhir jatuh, Beast mencintai seseorang dan cintanya dibalas, Beast dan pelayan-pelayannya akan berubah menjadi manusia. Namun kalau yang terjadi sebaliknya, Beast dan pelayan-pelayan tidak akan dapat menjadi manusia lagi.
Bertahun-tahun kemudian, gadis cantik namun unik bernama Belle tinggal di kota kecil di Perancis bersama ayahnya Maurice yang merupakan seorang penemu. Belle sangat gemar membaca sehingga dia dianggap aneh oleh penduduk desa. Seorang pemburu sombong bernama Gaston berusaha meminang Belle.
Suatu ketika, Maurice hendak menunjukkan penemuan barunya ke sebuah pameran, meninggalkan Belle sendirian di rumah. Ketika Belle sedang membaca, Gaston datang untuk melamarnya. Belle menolak lamarannya.
Setelah Gaston pergi, Belle mendapati kuda yang dikendarai ayahnya, Philippe, pulang tanpa ayahnya. Belle tahu Maurice dalam bahaya, maka dia menyusul Maurice ke hutan. Ternyata Maurice tersesat dan dan diserang serigala. Ia menyelamatkan diri dengan masuk ke istana Beast, tetapi dia membuat Beast marah. Beast mengurung Maurice.
Belle berhasil menemukan ayahnya. Dia bersedia menukar dirinya dengan ayahnya, menjadi tawanan Beast. Walau Maurice tidak rela, Beast sudah memasukkan Maurice ke kereta yang membawa Maurice pergi. Belle sangat sedih dan dia bersikeras tidak mau berhubungan apa-apa dengan Beast.
Sementara itu, Beast sudah tertarik dengan Belle. Pelayan-pelayannyapun mendukung Beast untuk mengejar Belle. Lumiere, salah satu pelayan Beast, paling berambisi untuk menjadi manusia lagi. Beast memberi Belle kamar sendiri dan mengijinkan Belle ke semua ruang di istana kecuali West Wing, kamar Beast.
Di kamarnya, Belle berkenalan dengan Wardrobe dan Ibu Potts serta anak-anak Ibu Pot. Sebelumnya, Belle telah menolak tawaran makan malam Beast. Beast marah dan melarang siapapun memberikan Belle makan kalau Belle tidak mau makan dengan Beast.
Namun malam harinya, Belle lapar dan keluar kamar. Dia pergi ke dapur. Pelayan Beast tidak mendengarkan perintah Beast dan memmeri Belle makan malam bagaikan pesta. Bahkan setelah makan, Belle tur keliling istana bersama Lumiere dan Cogsworth.
Belle malah tertarik ke West Wing. Saat dia masuk ke sana, Belle menemukan bunga mawar Beast. Dia membuka penutupnya dan saat yang bersamaan, Beast datang dan membentak Belle untuk pergi. Belle terkejut. Dia memutuskan untuk meninggalkan Beast tidak peduli janjinya.
Di hutan, Belle diserang serigala. Untunglah Beast segera datang menyelamatkannya, tetapi Beast sendiri malah terluka. Belle mengurung niatnya untuk kabur dan membawa Beast kembali ke istana. Belle membalut luka Beast, berterimakasih pada Beast. Sejak itu, hubungan mereka mulai membaik.
Beast hendak memberi Belle kejutan, yaitu sebuah perpustakaan. Belle sangat gembira ketika dia mendapat kejutan ini.
Selanjutnya, Belle dan Beast sarapan bersama. Belle mengajari tata cara makan pada Beast. Merekapun bermain salju dengan burung-burung. Mereka juga membaca buku bersama.
Beast mengadakan sebuah pesta dansa romantis untuk Belle. Keduanya berdandan. Belle mengenakan gaun kuningnya yang menjadi ciri khasnya. Setelah makan malam, Belle dan Beast berdansa dengan lagu Beauty and the Beast mengalun. Seusai dansa, Belle dan Beast pergi ke balkon.
Beast hendak menyatakan cintanya pada Belle namun dia belum berani. Belle malah teringat ayahnya. Beastpun menunjukkan cermin ajaibnya pada Belle sehingga Belle dapat melihat kondisi ayahnya. Ternyata Maurice sakit. Belle ingin menjenguknya. Beast, hatinya sudah menjadi lembut, membebaskan Belle dari tawanannya. Beast juga memberi Belle cermin ajaibnya supaya Belle masih bisa melihat Beast kalau dia rindu Beast.
Kembali di desa, Belle dan ayahnya berhadapan dengan Gaston yang jahat. Gaston telah membawa seorang petugas asilum untuk menangkap Maurice kalau Belle menolak menikahinya. Maurice dipancing untuk mengatakan soal Beast dan Belle terpaksa mengeluarkan cermin ajaibnya untuk membuktikan Beast benar-benar ada dan ayahnya tidak bohong. Belle terlihat mencintai Beast sehingga Gaston cemburu. Gaston menghasut penduduk bahwa Beast itu jahat dan akan mencuri anak-anaknya. Belle dan Maurice dikurung di ruang bawah tanah di rumah Belle sementara Gaston dan penduduk pergi ke hutan mencari Beast.
Dengan bantuan Chip dan mesin ciptaan Maurice, anak Ibu Potts, Belle dan Maurice berhasil keluar. Mereka menyusul ke istana Beast. Sementara pelayan-pelayan Beast menanggapi penduduk yang menyerang, Gaston mencari Beast.
Gaston berusaha menyerang Beast. Awalnya Beast masih terlalu sedih untuk menanggapi Gaston. Belle yang datang memohon Gaston untuk berhenti. Kedatangan Belle membuat Beast bersemangat. Beast, memenangkan peperangan, tidak jadi membunuh Gaston dan melepaskannya. Namun Gaston dengan licik menusuk Beast dari belakang. Gaston sendiri jatuh dari menara dan meninggal karena kehilangan keseimbangan.
Belle mengira Beast sudah meninggal. Dia mengakui bahwa dia mencintai Beast sebelum kelopak mawar terakhir jatuh. Beast berubah menjadi manusia. Ketika dia dan Belle berciuman, seluruh istana menjadi indah kembali. Para pelayan menjadi manusia lagi. Film berakhir ketika Belle dan Beast menari di ruang dansa, dilihat Maurice dan orang banyak, termasuk pelayan-pelayan Beast.

banung lautan api

SUATU hari di Bulan Maret 1946, dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk mengukir sejarah dengan membakar rumah dan harta benda mereka, meninggalkan kota Bandung menuju pegunungan di selatan. Beberapa tahun kemudian, lagu "Halo-Halo Bandung" ditulis untuk melambangkan emosi mereka, seiring janji akan kembali ke kota tercinta, yang telah menjadi lautan api. 

Insiden Perobekan Bendera 

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia belum sepenuhnya merdeka. Kemerdekaan harus dicapai sedikit demi sedikit melalui perjuangan rakyat yang rela mengorbankan segalanya. Setelah Jepang kalah, tentara Inggris datang untuk melucuti tentara Jepang. Mereka berkomplot dengan Belanda (tentara NICA) dan memperalat Jepang untuk menjajah kembali Indonesia. 

Berita pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan dari Jakarta diterima di Bandung melalui Kantor Berita DOMEI pada hari Jumat pagi, 17 Agustus 1945. Esoknya, 18 Agustus 1945, cetakan teks tersebut telah tersebar. Dicetak dengan tinta merah oleh Percetakan Siliwangi. Di Gedung DENIS, Jalan Braga (sekarang Gedung Bank Jabar), terjadi insiden perobekan warna biru bendera Belanda, sehingga warnanya tinggal merah dan putih menjadi bendera Indonesia. Perobekan dengan bayonet tersebut dilakukan oleh seorang pemuda Indonesia bernama Mohammad Endang Karmas, dibantu oleh Moeljono.

Tanggal 27 Agustus 1945, dibentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR), disusul oleh terbentuknya Laskar Wanita Indonesia (LASWI) pada tanggal 12 Oktober 1945. Jumlah anggotanya 300 orang, terdiri dari bagian pasukan tempur, Palang Merah, penyelidikan dan perbekalan. 

Peristiwa yang memperburuk keadaan terjadi pada tanggal 25 November 1945. Selain menghadapi serangan musuh, rakyat menghadapi banjir besar meluapnya Sungai Cikapundung. Ratusan korban terbawa hanyut dan ribuan penduduk kehilangan tempat tinggal. Keadaan ini dimanfaatkan musuh untuk menyerang rakyat yang tengah menghadapi musibah.


Berbagai tekanan dan serangan terus dilakukan oleh pihak Inggris dan Belanda. Tanggal 5 Desember 1945, beberapa pesawat terbang Inggris membom daerah Lengkong Besar. Pada tanggal 21 Desember 1945, pihak Inggris menjatuhkan bom dan rentetan tembakan membabi buta di Cicadas. Korban makin banyak berjatuhan. 

Bandoeng Laoetan Api 

Ultimatum agar Tentara Republik Indonesia (TRI) meninggalkan kota dan rakyat, melahirkan politik "bumihangus". Rakyat tidak rela Kota Bandung dimanfaatkan oleh musuh. Mereka mengungsi ke arah selatan bersama para pejuang. Keputusan untuk membumihanguskan Bandung diambil melalui musyawarah Majelis Persatuan Perjuangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan perjuangan, pada tanggal 24 Maret 1946.


Kolonel Abdul Haris Nasution selaku Komandan Divisi III, mengumumkan hasil musyawarah tersebut dan memerintahkan rakyat untuk meninggalkan Kota Bandung. Hari itu juga, rombongan besar penduduk Bandung mengalir panjang meninggalkan kota.

Bandung sengaja dibakar oleh TRI dan rakyat dengan maksud agar Sekutu tidak dapat menggunakannya lagi. Di sana-sini asap hitam mengepul membubung tinggi di udara. Semua listrik mati. Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Pertempuran yang paling seru terjadi di Desa Dayeuhkolot, sebelah selatan Bandung, di mana terdapat pabrik mesiu yang besar milik Sekutu. TRI bermaksud menghancurkan gudang mesiu tersebut. Untuk itu diutuslah pemuda Muhammad Toha dan Ramdan. Kedua pemuda itu berhasil meledakkan gudang tersebut dengan granat tangan. Gudang besar itu meledak dan terbakar, tetapi kedua pemuda itu pun ikut terbakar di dalamnya. Staf pemerintahan kota Bandung pada mulanya akan tetap tinggal di dalam kota, tetapi demi keselamatan maka pada jam 21.00 itu juga ikut keluar kota. Sejak saat itu, kurang lebih pukul 24.00 Bandung Selatan telah kosong dari penduduk dan TRI. Tetapi api masih membubung membakar kota. Dan Bandung pun berubah menjadi lautan api. 

Pembumihangusan Bandung tersebut merupakan tindakan yang tepat, karena kekuatan TRI dan rakyat tidak akan sanggup melawan pihak musuh yang berkekuatan besar. Selanjutnya TRI bersama rakyat melakukan perlawanan secara gerilya dari luar Bandung. Peristiwa ini melahirkan lagu "Halo-Halo Bandung" yang bersemangat membakar daya juang rakyat Indonesia.

Bandung Lautan Api kemudian menjadi istilah yang terkenal setelah peristiwa pembakaran itu. Banyak yang bertanya-tanya darimana istilah ini berawal. Almarhum Jenderal Besar A.H Nasution teringat saat melakukan pertemuan di Regentsweg (sekarang Jalan Dewi Sartika), setelah kembali dari pertemuannya dengan Sutan Sjahrir di Jakarta, untuk memutuskan tindakan apa yang akan dilakukan terhadap Kota Bandung setelah menerima ultimatum Inggris.

Jadi saya kembali dari Jakarta, setelah bicara dengan Sjahrir itu. Memang dalam pembicaraan itu di Regentsweg, di pertemuan itu, berbicaralah semua orang. Nah, disitu timbul pendapat dari Rukana, Komandan Polisi Militer di Bandung. Dia berpendapat, “Mari kita bikin Bandung Selatan menjadi lautan api.” Yang dia sebut lautan api, tetapi sebenarnya lautan air”
A.H Nasution, 1 Mei 1997
Istilah Bandung Lautan Api muncul pula di harian Suara Merdeka tanggal 26 Maret 1946. Seorang wartawan muda saat itu, yaitu Atje Bastaman, menyaksikan pemandangan pembakaran Bandung dari bukit Gunung Leutik di sekitar Pameungpeuk, Garut. Dari puncak itu Atje Bastaman melihat Bandung yang memerah dari Cicadas sampai dengan Cimindi. 

Setelah tiba di Tasikmalaya, Atje Bastaman dengan bersemangat segera menulis berita dan memberi judulBandoeng Djadi Laoetan Api. Namun karena kurangnya ruang untuk tulisan judulnya, maka judul berita diperpendek menjadi Bandoeng Laoetan Api. 

cerita putri salju

Suatu waktu, hiduplah seorang Ratu di sebuah kerajaan. Ratu ini adalah wanita tercantik di seluruh negeri dan sangat bangga dengan kecantikannya. Ratu memiliki Cermin Ajaib yang dapat menjawab setiap pertanyaan. Setiap pagi, Ratu berdiri di hadapan Cermin Ajaib dan bertanya kepada Cermin Ajaib, “Wahai Cermin Ajaib di dinding, siapakah wanita tercantik di negeri ini?”. Setiap hari pula Cermin Ajaib akan menjawab, “Ratuku adalah yang paling cantik di negeri ini”.
Suatu hari, saat pertengahan musim dingin, saat salju jatuh seperti bulu dari langit, Ratu duduk di dekat jendela yang dipigura oleh kerangka kayu berwarna hitam. Sambil menjahit, dia menatap salju hingga tak sengaja jarinya tertusuk jarum jahit. Tiga tetes darah jatuh dari jari Ratu yang terluka. Darah tersebut jatuh di atas salju, merah di atas putih, tampak begitu cantik. Melihatnya, Ratu kemudian berpikir, “Andai saja aku punya anak dengan kulit seputih salju, bibir semerah darah, dan rambut sehitam bingkai jendela ini”. Tak lama kemudian, sang Ratu pun memiliki anak dengan kulit seputih salju, bibir semerah darah, dan rambut sehitam bingkai jendela. Dia dipanggil, Putri Salju.
Waktu terus berjalan dan Putri Salju tumbuh menjadi gadis remaja. Kecantikannya sudah melampaui kecantikan Ratu. Suatu hari, Ratu kembali bertanya kepada Cermin Ajaib, “Wahai Cermin Ajaib di dinding, siapakah wanita tercantik di negeri ini?”. Saat itu Cermin Ajaib menjawab, “Ratuku adalah yang paling cantik di negeri ini, tetapi Putri Salju seribu kali lebih cantik daripada Ratuku”. Sejak saat itu, Ratu pun menjadi benci kepada Putri Salju. Ratu merasa kecantikannya tersaingi oleh Putri Salju. Ratu berpikir untuk menyingkirkan Putri Salju sehingga dia akan kembali menjadi wanita tercantik di negeri ini.
Ratu pun memanggil pemburu dan menyuruhnya membawa Putri Salju ke hutan. Pemburu itu diperintahkan untuk menikam Putri Salju sampai mati, dan membawa paru-paru dan hati Putri Salju kembali ke Ratu. Ratu ingin memasak paru- paru dan hati Putri Salju dengan garam dan memakannya, untuk melampiaskan kebenciannya kepada Putri Salju.
Pemburu pun mengajak Putri Salju ke hutan. Ketika pemburu mengambil pisau berburu untuk menusuk Putri Salju, Putri Salju mulai menangis, dan memohon sungguh-sungguh agar pemburu itu tidak membunuhnya. Putri Salju berjanji untuk melarikan diri ke hutan dan tidak pernah kembali. Pemburu merasa kasihan padanya dan ia berpikir untuk melepaskan Putri Salju. Jika Putri Salju berlari ke dalam hutan, maka Putri Salju akan dimakan oleh binatang buas. Maka pemburu pun melepaskan Putri Salju dan menyuruhnya berlari ke dalam hutan.
Untuk memenuhi permintaan Ratu agar membawa paru- paru dan hati Putri Salju, maka pemburu itu membunuh seekor babi hutan. Paru- paru dan hati babi hutan tersebut diambil oleh pemburu dan dibawanya kembali ke Ratu, sebagai bukti bahwa pemburu tersebut telah membunuh Putri Salju. Ratu pun memasaknya dengan garam dan memakannya, mengira bahwa ia telah memakan paru- paru dan hati Putri Salju.
Putri Salju sekarang sendirian di hutan besar. Dia sangat takut dan mulai berlari. Dia berlari di atas batu-batu tajam dan ranting- ranting pohon sepanjang hari. Akhirnya, saat matahari hampir terbenam, ia datang ke sebuah rumah kecil. Rumah ini milik tujuh kurcaci. Mereka sedang bekerja di tambang dan saat itu sedang tidak berada di rumah. Putri Salju pun masuk ke dalam dan menemukan segala sesuatunya lebih kecil, tetapi tersusun rapi dan teratur. Ada meja kecil dengan tujuh piring kecil, tujuh sendok kecil, tujuh pisau kecil dan garpu, tujuh cangkir kecil, dan di dinding ada tujuh tempat tidur kecil.
Putri Salju merasa lapar dan haus sehingga dia memutuskan untuk mengambil sedikit sayuran dan roti dari setiap piring dan minum setetes anggur dari setiap gelas. Karena begitu lelah, dia pun tidur di salah satu tempat tidur. Ketika malam datang, tujuh kurcaci kembali dari tempatnya bekerja. Mereka menyalakan tujuh lilin kecil mereka , dan melihat bahwa seseorang telah berada di rumah mereka. Kurcaci pertama berkata, “Siapa yang telah duduk di kursiku?”. Kurcaci kedua berkata, “Siapa yang telah makan dari piringku?”. Kurcaci ketiga berkata, “Siapa yang telah makan rotiku?”. Kurcaci keempat berkata, “Siapa yang telah makan sayuranku?”. Kurcaci kelima berkata, “Siapa yang makan menggunakan garpuku?”. Kurcaci keenam berkata, “Siapa yang telah memotong dengan pisauku?”. Kurcaci ketujuh berkata, “Siapa yang telah minum dari cangkirku?”.
Mereka merasa heran dan penasaran, siapakah orang yang telah masuk ke rumah mereka. Kemudian mereka menemukan Putri Salju sedang tidur di salah satu tempat tidur mereka. Ketujuh kurcaci itu pun berlari mengelilingi Putri Salju dan berseru takjub, “Dia begitu cantik”. Mereka sangat menyukai Putri Salju dan membiarkannya tidur di tempat tidur mereka.
Putri Salju bersama 7 kurcaciKetika Putri Salju terbangun, mereka menanyakan siapa dia dan bagaimana dia telah menemukan jalan ke rumah mereka. Putri Salju bercerita bagaimana ibunya telah mencoba membunuhnya, bagaimana pemburu membiarkannya hidup, bagaimana ia menjalankan seluruh hari, hingga akhirnya datang ke rumah mereka. Para kurcaci merasa kasihan dan mengijinkan Putri Salju tinggal di rumah mereka dengan syarat Putri Salju harus mencuci baju, membersihkan rumah, memasak, dan mencuci untuk mereka. Selain itu, mereka juga memperingatkan Putri Salju untuk tidak membiarkan siapa pun masuk ke dalam rumah mereka.
Sementara itu di istana, Ratu berpikir bahwa dia kembali menjadi wanita tercantik di seluruh negeri. Ratu pun kembali bertanya kepada Cermin Ajaib, “Wahai Cermin Ajaib di dinding, siapakah wanita tercantik di negeri ini?”. Cermin Ajaib pun menjawab, “Ratuku adalah yang paling cantik di negeri ini, tetapi Putri Salju seribu kali lebih cantik daripada Ratuku”. Ratu pun terkejut dan tahu bahwa pemburu sudah menipunya. Dia pun segera mencari Putri Salju dan akan membunuhnya sendiri, karena Ratu tidak akan tenang sampai Cermin Ajaib mengatakan bahwa Ratu adalah wanita tercantik di seluruh negeri, bukan Putri Salju.
Ratu pun berpikir keras untuk dapat membunuh Putri Salju. Dia menyamar sebagai wanita tua penjual pakaian dan merias wajahnya sedemikian rupa sehingga tidak ada seorang pun yang mengenalinya. Ratu pun pergi ke rumah kurcaci dan mengetuk pintunya, “Buka. Bukalah. Aku wanita tua penjual pakaian”. Putri Salju tidak mengizinkan wanita tua itu masuk, sesuai dengan pesan para kurcaci. Putri Salju hanya mengintip dari jendela dan bertanya, “Apa yang kamu miliki?”. “Korset tali, Nak,” kata wanita tua dan ditunjukkannya satu korset tali yang dijalin dari sutra kuning, merah, dan biru. Putri Salju menyukainya dan membeli korset itu untuknya. Saat dia memasang korset itu, wanita tua menawarkan untuk membantunya, “Kamu tidak memasangnya dengan benar, kemarilah, aku akan melakukannya dengan lebih baik,” dan wanita tua itu menarik tali korset dengan begitu ketat sehingga Putri Salju tidak bisa bernafas. Putri Salju pun jatuh dan seolah- olah ia sudah mati. Wanita tua itu merasa puas dan kembali ke istananya.
Malam pun datang dan ketujuh kurcaci kembali dari tambang. Mereka menemukan Putri Salju tergeletak. Mereka mengangkatnya dan menemukan bahwa Putri Salju mengikat tali korset terlalu erat. Ketujuh kurcaci pun memotong tali korset sehingga Putri Salju dapat kembali bernafas. “Pasti itu adalah Ratu yang coba membunuh kamu. Hati- hatilah. Jangan biarkan orang lain masuk lagi,” kata ketujuh kurcaci.
Putri Salju dan 7 kurcaci
Sementara itu di istana, Ratu berpikir bahwa dia kembali menjadi wanita tercantik di seluruh negeri. Ratu pun kembali bertanya kepada Cermin Ajaib, “Wahai Cermin Ajaib di dinding, siapakah wanita tercantik di negeri ini?”. Cermin Ajaib pun menjawab, “Ratuku adalah yang paling cantik di negeri ini, tetapi Putri Salju seribu kali lebih cantik daripada Ratuku”. Ratu kembali terkejut. Dia pun menyusun rencana baru untuk membunuh Putri Salju. Ratu pun membuat sisir beracun.
Ratu kembali menyamar menjadi penjual sisir dan mengetuk pintu rumah tujuh kurcaci. Putri Salju tidak memperbolehkannya masuk. Lalu Ratu mengeluarkan sisir dan mengatakan bahwa dia penjual sisir. Putri Salju pun membukakan pintu dan membeli sisir. “Ayo, biarkan aku menyisir rambutmu,” kata wanita penjual. Dia baru saja menempelkan sisir ke rambut Putri Salju, sehingga membuat gadis itu jatuh dan mati. “Itu akan membuatmu terbaring di sana,” kata Ratu.
Para kurcaci pulang tepat pada waktunya. Mereka melihat apa yang telah terjadi dan menarik sisir beracun dari rambut Putri Salju. Putri Salju membuka matanya dan hidup kembali. Dia berjanji pada kurcacil untuk tidak membiarkan siapa pun masuk ke rumah tujuh kurcaci.
Sementara itu di istana, Ratu berpikir bahwa dia kembali menjadi wanita tercantik di seluruh negeri. Ratu pun kembali bertanya kepada Cermin Ajaib, “Wahai Cermin Ajaib di dinding, siapakah wanita tercantik di negeri ini?”. Cermin Ajaib pun menjawab, “Ratuku adalah yang paling cantik di negeri ini, tetapi Putri Salju seribu kali lebih cantik daripada Ratuku”. Ratu sangat marah, “Putri Salju akan mati, walaupun imbalannya adalah nyawaku!”
Ratu masuk ke kamar rahasia nya dan membuat apel beracun. Esoknya dia menyamar sebagai wanita tua penjual apel. Wanita tua itu menawarkan apel kepada Putri Salju. Putri Salju menolaknya. “Jika kamu tidak ingin, aku tak bisa memaksamu,” kata wanita tua, “Jika kamu takut, maka aku akan memotong apel menjadi dua dan makan setengahnya. Ini, kamu makan setengah yang kemerahan”. Apel itu dibuat begitu berseni dan hanya setengah yang beracun. Ketika Putri Salju melihat bahwa wanita tua itu makan separuh bagian dari apel itu, keinginan untuk mencicipi semakin kuat, sehingga ia akhirnya membiarkan tangan wanita tua itu memberikan apel yang setengah lainnya melalui jendela. Putri Salju menggigit apel tersebut, belum sampai habis Putri Salju sudah jatuh ke tanah dan mati.
Ratu sangat senang. Dia pulang ke istana dan bertanya pada Cermin Ajaib, “Wahai Cermin Ajaib di dinding, siapakah wanita tercantik di negeri ini?”. Cermin Ajaib pun menjawab, “Ratuku adalah yang paling cantik di negeri ini”. Ratu senang karena sekarang dia kembali menjadi wanita paling cantik di negeri ini.
Malam itu para kurcaci pulang dari tambang. Putri Salju tergeletak di lantai, dan dia sudah mati. Mereka tidak bisa menghidupkan kembali. Mereka membaringkannya di atas usungan dan ketujuh kurcaci tersebut duduk di sampingnya, menangis selama tiga hari. Mereka akan menguburkan dia, tapi mereka melihat bahwa dia tetap segar. Dia tidak terlihat seperti orang mati, dan dia masih memiliki pipi merah cantik. Mereka membuat peti kaca untuk Putri Salju, dan meletakkan Putri Salju di dalamnya, sehingga dia bisa dilihat dengan mudah. Mereka menulis nama Putri Salju di atas peti dalam huruf-huruf emas, dan salah satu dari mereka selalu tinggal di rumah dan terus mengawasinya.
Putri Salju dan PangeranSuatu hari seorang Pangeran muda datang ke rumah kurcaci dan ingin tempat bermalam. Ketika dia masuk ke ruang tamu mereka, dia melihat Putri Salju terbaring di peti kaca, begitu cantik diterangi oleh tujuh lilin kecil. Pangeran meminta mereka untuk memberikan kepadanya, karena dia tidak bisa hidup tanpa bisa melihatnya. Ketujuh kurcaci kasihan kepada Pangeran itu dan memberikan peti kaca berisi Putri Salju kepada Pangeran.
Pangeran itu itu membawa peti mati ke istanaya dan ditempatkan di sebuah ruangan di mana ia duduk di sampingnya setiap hari. Setiap dia pergi, Peti kaca Putri Salju dibawa juga bersamanya. Pegawai istana yang selalu membawakannya untuk Pangeran. Suatu hari mereka sangat marah tentang hal ini, karena harus membawa peti kaca ke manapun Pangeran pergi. Salah satu dari mereka membuka peti kaca, mengangkat tegak Putri Salju, dan berkata, “Kami terganggu sepanjang hari, hanya karena seorang gadis yang mati,” dan ia memukul punggung Putri Salju dengan tangan. Kemudian potongan apel yang mengerikan keluar dari mulut Putri Salju dan Putri Salju hidup kembali. Akhir dari cerita ini adalah pernikahan antara Pangeran dan Putri Salju.
Putri Salju dan Pangeran

ceritaaa

Ini 'Kemewahan' Yang Didapat Saat Syuting 99 CAHAYA LANGIT EROPA


Ini 'Kemewahan' Yang Didapat Saat Syuting 99 CAHAYA LANGIT EROPA


KAPANLAGI.COM - Sebuah kemewahan dalam hubungan pertemanan dirasakan betul oleh Alex Abbad. Ia bersama Nino Fernandez, Abimana Arsasatya, dan Marissa Nasution sudah seperti teman akrab yang dipersatukan oleh film 99 Cahaya di Langit Eropa. Seperti diketahui mereka harus melakoni syuting bersama di beberapa kota di Eropa. Keempat artis ini pun harus berbagi kamar apartemen selama syuting berlangsung.
"Ngelewatin itu semua. Seperti roomate. Kita bertiga satu kamar yang cowok-cowok, 3 kasur. Terisi barang-barang juga. Marissa di bagian lain. Kamar mandi cuman satu," kata Alex saat diwawancara di AXA Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/3).
"Yang ada kami buru-buruan, siapa duluan. Biasanya yang jadwal syuting pertama yang ambil dulu. Kita juga inget-ingetin, pinjem-pinjeman. Sampai segitunya lah," lanjutnya. Alex menambahkan, selain menjadi room mate, mereka juga selalu melakukan kegiatan bersama-sama. Alex menganggap bahwa mereka berempat sudah seperti anak SMA lagi.
"Di sana naik transport bareng, jalan sarapan, duduk di pinggir jalan. Kayak anak SMA lagi. Coba kedai kopi bareng. Pernah naik trem, diikat di tempat binatang. Becanda, karena saya suka hilang. Akhirnya ketinggalan satu stasiun," imbuhnya.
Sekembalinya ke Indonesia, Alex sudah tak merasakan hal tersebut lagi. Tak bisa dielakkan jika tanggung jawab atas keluarga maupun kewajiban lainnya menjadi benturan.
"Ga bisa ambil luxury itu lagi. Di sini ada tanggung jawab lain. Keluarga atau yang lain. Meluangkan waktu yang sama, susah. Cukup aja, lebih baik daripada yang berlebihan," tandasnya.

menagislah karna sobat

MENANGISLAH SOBAT

oleh Maulida


Tak bisa ungkap dengan kata apapun
Ini memang sangat membosankan
Ini begitu melelahkan
Bahkan, ini sangat menjengkelkan
Tubuh seakan beku dalam bongkahan es
Membeku tidak tahu kapan akan mencair

Yaa… itu benar sobat
Itu semua seperti sorot lampu panggung tanpa penonton
Menerangi tubuh di dalam kegelapan
Terdiam bisu tanpa senyum dan air mata
Ini sangat menyedihkan..

Namun.. ingatlah sobat..
Kau tidak sendiri
Kau tidak berdiri sendiri di kegelapan itu

Teteskanlah air matamu jika hatimu merasa terisak
Berteriaklah sepuasmu jika hatimu memanas
Karena itu lebih baik ku lihat
Dari pada kau terdiam kaku di bawah sorot lampu itu
Bagai seorang tokoh tanpa dialog.

seharian bersama cinta

SEHARIAN BERSAMA CINTA



Sehari Bersama Cinta

“kamu dimana” Tanya Rafa lewat SMS
“aku dirumahlah emang dimana lagi,ada apa?” Balas Ara
“dirumah ada siapa?” Balas Rafa lagi
“ga ada siapa siapa semua lagi pada pergi”  Ara kembali membalas
“aku kerumah ya jangan kemana mana” tak lama balas Rafa
Tak lama kemudian mobil jazz berwarna merah telah ada di depan rumah ara, ya itu mobilnya rafa cowo berumur 16 tahun kelas 2 SMA itu ketua basket di SMA PURNAMA BAKTI atau biasa disebut SMA PURBAK, ara pun membukakan pintu rumahnya.
“tumben ada waktu buat aku raf..” sindir ara
“gitu amat sih yang.. hang out yu yang mumpung masih pagii…” cetus rafa
“mau caw kemana masih pagii loh ini baru jam 8-_-“
“kita CFD aja dulu trus pokoknya kita seneng seneng deh hari ini.. ayolah yang jangan cemberut mulu gitu…”
“iya dehh ayoo.. aku bawa tas duluu yaa… sambil mau bilang dulu ke bibi..”
“Bii.. Ara pergi dulu ya sama Rafa, kalo mamah nanyain suruh telfon aja ke Ara..” teriak ara ke bibi
“oke non nanti bibi sampaikan..” jawab bibi
Ara dan rafa pun pergi..
“mau kemana dulu nih yang?” Tanya Ara
“CFD dulu trus makan trus eschatting,trus foto box,karaukean,makan jagung bakar dan ke suatu tempatt dehhJ” cetus rafa tanpa koma yang membuat ara cengoo
“whattt??itu randown acara buu… panjang amatt, tumben yang ngajak aku seneng seneng gini, ada apaan?” jawab ara anehh..
“gapapa yang pengen aja aku ngabisin waktu berdua sama kamu mumpung lagi ada waktu kosonggg”
*sesampainya di tempat CFD, disana banyak anak SMA PURBAK anak anak basket temennya rafa juga banyak sempet malu sih soalnya kan temennya rafa kaka kelas guee semuaaa tapii karna rafa yang maksa guee join akhirnya gue nikmatinn dehh ngorol2 sama mereka mereka.
“ehhh broo gue cabut duluan yahh mau ada acra lagi nih sama si maybebep wkwk” cetus rafa
Mereka berduapun langsung bergegas pergi ke PVJ MALL sesampainya disana merekapun langsung menuju ke restaurant WHITE yang super romantir dekorasi yang serbaputih dan suasana yang sunyi dan sepi membuat kenyamanan tersendiri saat berada disana.
“Pelayann…” Panggil rafa  (waiters pun dating sambil membawa buku menu}
“mau pesen apa yang..” Tanya rafa
“apa yaa.. kamu mau apa yang?” jawab ara
“kamu ditanya malah balik nanya, kamu yang mau pesen apa?”
“ih yaudah aku lagi ga mood makan yang aneh aneh aku pesen iga bakarnya aja 1 sama es cappuccino terus dessert nya aku pesen cupcake caramel tapi ess krimnya dua ya itu aja, kamu apa yang?”
“aku pesen chiken cordon blue minumnya blackcurrent dessertnya sama cupcake juga tapi cupcake vanilla es krimnya 1 aja”
Tak lama kemudian pesanan merekapun satu persatu datang. Merekapun mulai memakan makanan berat dan minuman mereka.
“cup cake nya enak ga?” Tanya rafa saat mereka sedang memakan dessert masing2
“enak yang, mau coba ga nihh?” jawab ara
“nihh yang aku lebih enak cobain nih yang” sambil memotong cupcake dan menyuapinya ke ara
*waw rafa nyuapin akuuu tumben banget dia seromantis ini*bilang ara dalam hati*
Setelah selesai makan merekapun naik lift untuk menuju lantai 3 disana mereka ngantri untuk membeli tiket eschatting.
“araa yu kita masuk ruang ganti baju nih udah ada tiketnya” panggil rafa
“yaudah yu kita kesana “
Mereka berduapun ganti baju dengan aneka atribut yang harus dipakai untuk bermain eschatting setelah itu mereka mulai main esschatting.
“rafaaa pelan pelan dongg jalannya aku kan belum bisa main kayak ginian” cetus ara dengan wajah cemberutt
“yaudah yuu yang aku ajarin bisaa ko ntar juga” jawab rafa dengan santai
Merekapun bermesraan berdua bermain esschatting, rafa dengan mesranya mengajari ara untuk bermain esschatting dan ara dengan gembirasa diajari oleh rafa.
Setelah selesai main esschatting mereka segera bergegas ke tempat foto box dan selama perjalanan rafa selalu menggandeng tangan ara dengan mesra dan mereka selalu bercerita tentang indahnya hari ini.
“lets go foto box yanggggg..” kata rafa sambil menarik ara ke tempat foto box
Merekapun masuk ke tempat foto box setelah membeli tikett
Suara camera pun berbunyi “FOTO PERTAMA BERSIAP 1..2…3” *Cekrekkk
“FOTO KEDUA SIAPPP 1..2…3..” *Cekrekkk “FOTO KETIGA SIAPPP 1..2..3..” *Cekrekkk “FOTO KE EMPAT SIAPP 1..2..3..” *Cekrekkk #FOTO ANDA SEDANG DIPROSES MOHON TUNGGU”
Foto merekapun jadi dan ara tersenyum melihat hasil foto box mereka gaya pertama saat rafa mencubit keduda pipinya gaya kedua saat rafa merangkulnya  gaya ketiga saat rafa memeluknya dari belakang dan gaya keempat saat rafa mencium pipi kanannya waaa ini seperti mimpi kesenangan ara tiada duanya saat ini. Foto itupun dibagi menjadi dua dan disimpan di dompet ara dan rafa.
“Makan udah,Esschatting udah,Foto box udah sekarang karaukean yu yangggJ” kata ara sambil tersenyum
“siapa takutt yangJ” balas ara sambil tersenyum
Sesampainya di tempat karaoke mereka langsung memilih tempat yaitu small untuk satu jam dan merekapun karaoke berdua saat karaoke mereka banyak menyanyikan lagu berdua sambil nyanyi rafa selalu memegang mesra tangan ara atau merangkul bahkan memeluknya suatu hal yang lazim terjadi bagi ara selama 1 tahun dia berpacaran dengan rafa dan hal yang tak terkira rafa menyanyikan lagu Indonesia yang dinyanyikan oleh seventeen yang berjudul “SUMPAH KEMENCINTAIMU” saat rafa menyanyikan lagu itu untuk ara, ara terharu karena ternyata saat menyanyikan lagu itu rafa sambil memberinya sebuah kalung bertulis nama “ARAF” yang bersingakatan “ARA & RAFA” kalung itupun langsung dipasngkan rafa ke lehernya ara.. arapun terkejut dan sangan bahagia ia pun tak bisa menutupi kebahagiaannya saat itu. Sejam telah berlalu waktu karaukeanpu habis dan tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 7.00 malam ara dan rafa pun turun ke bestman ke tempat mereka parkir mobil.
“silangkan masuk pemilik hati rafa” cetus rafa sambil membukakan pintu mobil untuk ara dan arapun membalas dengan senyuman.
“yang jagung bakar yuuuu..” kata Rafa
“hayu aja yang mau jagung bakar yang dimana?” jawab ara
“jagung bakar did ago aja yaa..”
Tak lama mereka sampai di tempat jagung bakar itu, rafa sengaja membeli jagung bakarnya dibungkus.
“yang kenapa jagung bakarnya di bungkus?” Tanya ara
“kita makannya disuatu tempat aja yah” jawab rafa
“di suatu tempat dimana?” Tanya ara dengan penasaran
“ih kalo rafa kasih tau ga suprice dongg”
“ihh yaudah”
Tak lama merekapun masuk kembali ke mobil setelah membeli jagung bakar itu merekapun menuju suatu tempat ke tempat yang dimaksudkan rafa.
“udah sampai nihhh” kata rafa sambil membukakan pintu mobil untuk ara
“dimana nih yang bagus banget pemandangannya” jawab ara sambil terkejut
“udah yu ikut aku aja naik sini” ajak rafa
Ternyata rafa membawa ara ke suatu taman tak jauh dari rumah rafa ini masih bagian lahan yang papah rafa miliki taman ini sangat indah rafa mengajak ara untuk naik ke atas sebuah rumah pohon dan rumah pohon yang tersusun rapih dan romantic itu membuat ara merasa bahwa hari ini hari terbahagia yang pernah dia rasakan sepanjang hidupnya.
“nyampe deh di rumah pohonnya, keren ga yang?” kata rafa
“bagus banget yang .. kamu emang bisa ya bikin aku bahagia hari ini dengan semua jadwal acara yang kamu buat.. kamu membuat aku semakin menyayangimu” jawab ara
“aku Cuma pengen bikin kamu merasakan kebahagiaan raa saat ini” jawab rafa sambil membukakan bukus jagung bakar yang mereka beli
Mereka berduapun memakan jagung bakar sambil metap indahnya langit berdua dari atas sebuah rumah pohon setelah jagung bakar itu habis rafa membawakan sebuah stetoskop untuk melihat bintang.
“lihat bintang itu deh ra..” sambil menjulurkan steskop
“iyaa bintangnya paling bersinar disbanding yang lain sepertinya ia bintang yang paling bahagia” jawab ara
“iya bintang itu seperti kamu kamu yang paling bersinar yang membuat aku ingin slalu melihatmu dan sepertinya aku orang yang paling bahagia bisa memiliki kamu”
Ara tersenyum bahagia mendengar ucapan rafa.
“udah malam ra udah jam 9.00 yuk pulang nanti kamu dimarahin mama sama papa lagi” cetus rafa
“yaudah yu pulangg, hari ini aku bahagia bersama kamu, rasanya gamau hari ini terhenti tapi waktu terus berjalan ga kerasa udah selarut ini” jawab ara
Akhirnya rafapun mengantarkan ara pulang. Sesampainya di depan gerbang rumah ara.
“makasih ya faa udah nemenin aku hari ini aku pulang dulu hati hati ya kamu dijalan” kata ara lalu langsung mencium pipi rafa dan bergegas membuka pintu tapi rafa memegang tanggannya sehingga ara kembali menoleh ke rafa
“makasih juga untuk hari ini kamu membuat aku sangat bahagia, aku mencintai kamu ara” kata rafa dannn menciumm bibir araa *wawww ara pun kaget dan terdiam ia tak percaya rafa mencium bibirnya ini ciuman pertamanya. Arapun gugup dia hanya menjawab “aku juga sangat mencintaimu bye,good night” arapun langsung turun dan masuk kerumanya. Sesampai dirumah ara langsung masuk kekamar tidurnya dia hanya memandangi foto box bersama rafa tadi dan membiarkan hpnya tergeletak di kasur, mala mini ara sangat bahagia dan tak lama kemudian terdengar sebah bunyi sms dari rafa ara pun langsung membukanya.
“good night my dear, thanks for today. I don’t have any reason to leave you but I have a thousand reason to stay loving you, you are different and your love make me perfect , only you, just you and I love you dear :*{}”
Arapun tersenyum membaca sms dari rafa dan tak sempat membalasnya karna ia tertidur ngantuk.
Keesekan harinya disekolah ara tidak bertemu rafa tapi rafa sekolah arapuntak mendapat kabar dari rafa hari itu mulai galau neting dan sedih baru aja kemaren sehrian bahagia sekarang udah galau tingkat dewaa.
Seminggu kebelakangan ini rafa aneh dia menghindari ara di sekolah d isms pun rafa mengabari ara seperlunya, ara sering menanya pada rafa tapi tak dijawab ara mulai resah lelah dan aneh ada apa semua ini mengapa rafa tiba tiba berbeda pada ara tanpa sebuah alas an yang jelas.;
Setelah seminggu tak berkomunikasi dengan rafa ada sms masuk dari rafa ara senang rafa mengsmsnya tapi rasa senang itu langsung punah seketika saat ara membaca sms dari rafa
“Ara terimakasih atas pemberian pemerian kecilmu selama ini, itu merupakan hal terbesar yangmembuatku menjadi lebih baik. Kau dan aku pernah meniti jalan bersama, pernah ada di satu masa dimana kita saling menikmati musim cinta terindah, dan inilah akhir cerita cinta dimana scenario dan episode cinta kita telah habis maafkan aku yang tak bisa mengakhiri ini dengan kebahagiaan maafkan aku yang sempat menghilang tanpa sebuah kabar maafkan aku yang menghianati cinta kita bersama dan maafkan aku yang harus memilih Azwa sebagai pilihan terakhirku Azwa sahabat terbaikmu maafkan aku yang menyakiti hatimu dan tak pernah aku pungkiri bahwa aku sangat menyayangimu tapi adasebuah titik samar yang tak bisa kulanjutkan ada sebuah keraguan dan gangguan yang tak bisa kulewatkan dan ada sebuah godaan yang tak bisa kusingkirkan cinta azwa yang membuat aku berpaling, maafkan aku.” Sms dari rafa pun membuat ara menangis seketika dan arapun membalas sms rafa tersebut.
“maaf jika ara tidak dapat menjadi apa yang rafa impikan, terimakasih sempat mengisi hidupku dan menerimaku dengan segala keterbatasan dan kekuranganku. Aku telah berusah mengejar setiap langkahmu dan melalukan segalanya agar dapat membuat kau melihatku tapi kau tak pernah hargai itu semua. Aku masih mencintaimu dan sangat mencintaimu rafa, mungkin sudah waktunya aku merelakanmu bersama yang lain semoga kau bahagia dan selalu baik baik saja, aku tak bisa memaksakan agar kau tetap bersamaku jika aku bukan pilihanmu dan sekarang kita telah tiba di salah satu persimpangan jalan dan harus terus melangkah. Namun keputusanmu dan pilihanmu tidah tertuju pada cinta yang telah kita bangun selama ini dan pada akhirnya aku mempersilahkanmu untuk memilih langkahmu sendiri dan terimakasih untuk seharian bersama cintamu rafa yang membuat aku merasakan keindahan cinta yang tak terlupakan walau pada akhirnya kau pergi tanpa sebuah kabar dan alasan:”)” 

lirik

Almost is never enough

Lirik Lagu Ariana Grande – Almost Is Never Enough (feat. Nathan Sykes) Lyrics

I like to contend we gave it a try
I like to censure it all on life
Maybe we only weren’t right
But that’s a lie, that’s a lie
And we can repudiate it as most as we want
But in time a feelings will show
Cause earlier or later
We’ll consternation because we gave up
The law is everybody knows
Almost, roughly is never enough
So tighten to being in love
If we would have famous that we wanted me
The approach we wanted you
Then maybe we wouldn’t be dual worlds apart
But right here in any others arms
And we almost, we roughly knew what adore was
But roughly is never enough
If we could change a universe overnight
There’d be no such thing as goodbye
You’ll be station right where we were
We’d get a possibility we deserve
Try to repudiate it as most as we want
But in time a feeling will show
Cause earlier or later
We consternation because we gave up
The law is everybody knows
Almost, roughly is never enough
So tighten to being in love
If we would have famous that we wanted me
The approach we wanted you
Then maybe we wouldn’t be dual worlds apart
But right here in any others arms
Yeah we almost, we roughly knew what adore was
But roughly is never enough

Barbara palvin

Barbara Palvin
Barbara Palvin Cannes 2013.jpg
Barbara Palvin at the 2012 Cannes Film Festival
Born8 October 1993 (age 20)
Budapest, Hungary
Modeling information
Height5 ft 9 in (1.75 m)[1]
Eye colorBlue
Measurements33-23-35 US (83-58-89 EU)[2]
Dress size4 US; 34 EU
ManagerAce Models
Bon Image Corporation
IMG Models
Tempo Models
UNO Models
Barbara Palvin (born 8 October 1993)[3] is a Hungarian fashion model and actress.

Early and personal life

Palvin was born in Budapest.[3] At an early age, Palvin took up football and singing, considering them her favorite hobbies.[4]
From 2010 till April 2013 she dated Kristof Somfai, her high school classmate.[5]

Modeling career

Palvin was discovered on the streets of Budapest in 2006 at the age of 13. She shot her first editorial that year for Spur Magazine. Palvin subsequently moved to Asia where she continued a steady stream of bookings.[6] Since then, Palvin has been on the cover ofL'Officiel, Vogue Russia, Glamour Hungary and Jalouse Magazine, and has modeled forArmani Exchange, H&M, Victoria's Secret, and Pull and Bear.[7] In February 2012, she became an ambassador for L'Oreal Paris.[8]
Her runway debut was as an exclusive for Prada during Milan Fashion Week in February 2010. Palvin has also walked for Louis Vuitton, Miu Miu, Nina Ricci, Emanuel Ungaro,Christopher Kane, Julien MacDonald, Jeremy Scott, Vivienne Westwood, Etro, and opened the pre-Fall 2011 Chanel show. In 2012, she walked in the Victoria's Secret Fashion Show and wore Rosa Clara on the Barcelona Bridal Week 2012 runway.[9]
Palvin was ranked No. 34 on the "The Money Girls" list by models.com.[10] Palvin is often compared to Russian model Natalia Vodianova; British Vogue editor Miranda Almond said, "We chose Barbara because she is absolutely exquisite looking a cross between a young Brooke Shields and Natalia Vodianova".[11] Palvin credits Vodianova and Kate Moss as her favorite models.[12]